Kangen Daun

Oalaa… kangen kok ya sama daun. Hehe...Sekedar mengingat romantisme masa kecil. Andok, nungguin bok Madura ngulek rujak cingur, nyegat mbah penjual semanggi, yang cuman lewat hari Minggu siang.Menangis bombay minta dibeliin lupis dan cenil.Asyiknya, rebutan putu dan klepon menjelang mahgrib. Duh, kangennya ! Yang dikangenin lebih-lebih itu lho, daun pisang yang dibuat alasnya. Nyari makanannya

Di Balik Paha Kambing

Kali ini jagomakan ketiban sampur jadi asisten fotografer. Capek ? Iyalah..Eh ..tapi seneng juga sih. Soalnya ada budget buat makan enak di luar…he..he Ini sebenarnya behind the scene, critanya kita lagi pemotretan model untuk edisi Imlek. Mengambil lokasi di Kelenteng Hong Tie Yan di jalan Dukuh. Kelenteng ini termasuk tertua di Surabaya. Bersama Sherly si model, si jagomakan kebagian

Ya Rujak....Ya Soto

Upss…lama nggak posting, yah maklumlah lagi dikerjar deadline. Masih ada hutang empat tulisan soal cafĂ© dan resto baru, tiga liputan kuliner dan satu majalah golf ( ini panjang critanya…) Well, menginjak tahun babi kok kerjaan makin gemuk aja. Udah..ah ini ada rujak soto... Bagi orang Surabaya rujak cingur tentu bukan makanan asing di lidah. Makanan ini sepertinya sudah menjadi identik

Klepon Gempol Tergusur Lumpur

Semenjak kasus melubernya lumpur Lapindo, para pedagang klepon mulai gigit jari. Dulu, saat tol Surabaya – Malang begitu lancarnya. Begitu keluar dari pintu tol Gempol, tampak berderet bedak-bedak penjual jajanan. Ada kerupuk pasir, tape dan aneka makanan lainnya. Di beberapa bedak juga terdapat papan yang tertulis, di sini sedia klepon, cenil, jongkong dan lupis. Kawasan Gempol kemudian lebih