Ayam Obesitas

Ini bukan varian baru dari unggas. Bukan juga, ayam yang overweight karena kebanyakan makan junk food.Foto : AntonSebutan ini muncul, gara-gara teman saya si Bembenk yang menjuluki Kalkun Panggang yang segede gajah. “Ndol, kamu saingan neh sama kalkun, sama-sama Obesitas !” kata Bembenk tanpa rasa bersalah. Ck..ck… benar-benar to the point kalau ngatain diriku. *

Gajah Terbang di Kebun Apel

Ada mie goreng rasa apel, dan koloke saos stoberi di AgroKusumaRasanya baru kemarin Somerset ngundang jurnalis untuk gathering. Kalau dulu patner saya adalah si gentong 2, alias bimbim. Sekarang sama si Anton Saya hampir kepancal bis…lha pas saya sama anton sampai di sana bisnya sudah jalan. Akhirnya, saya hadang bis itu di pintu keluar. Aksi nekat saya tidak sia-sia

Tempat Makan Nggak Ok (2)

Membahas yang nggak enak itu ternyata ada enaknya juga ….Foto : Anton Pecel Ketabang Kali Saya memang sering ke sini. Apalage kalau ada bude sama tante saya datang dari Jakarta. Pasti mintanya ke sini. Pecel ini memiliki brand Pecel Ponorogo. Sayurannya selain tauge, ada bendoyo dan kembang turi. Tambahan lauknya lumayan banyak, ada tempe, dadar jagung, ceplok, ayam goreng, sate usus,

Tempat Makan Nggak Ok

Makanannya Enak. Tapi, mengapa pembeli enggan kembali ? Ini foto saya diblur biar nggak kelihatan lemu ginuk-ginuk..hehehe.Hmm… susah juga punya prototipe sebagai orang yang doyang makan. Selain banyak undangan makan (Amin..Amin), saya juga sering dicurhatin kalau teman-teman kecewa berat pas makan di suatu tempat. Tidak hanya makanan, tapi juga fasilitas, dan

Gorengan Curhat

Penjual gorengan yang satu ini kelewat ramah, bahkan menganggap saya sebagai soulmatenya.ote-oteAda kebiasan di kantor saya, kalau sore bantingan buat beli gorengan mulai pisang, ote-ote, tahu isi, onde-onde, dan lumpia. Kalau bagian nagih, itu bagian saya, soalnya, kalau nggak mau ikut urunan, langsung saya keprek mejanya sudah pada keder. *nagih sama bawa clurit Dan sebaliknya, bagi mereka yang

Menu Siang-Malam

Makanan khas Suroboyo di satu lokasiReferensi tempat makan di Surabaya, bertambah satu lagi. Yaitu, Food Court Urip Sumoharjo.Berada di pinggir jalan. Pusat makanan ini terletak di depan rumah susun Urip Sumoharjo. Pusat makanan ini dibuka secara resmi oleh walikota pada 29 Desember 2007 lalu. Dan resmi beroperasional sejak tanggal 1 Januari2008. Tempat ini mampu menampung para PKL binaan Dinas

Dilempar Martabak

Foto : AntonEnak dimakan dimakan selagi hangat ditambah acar timun dan cabe.Berbahagialah jika kita bisa membeli martabak. Sedikit terlalu berlebihan ya ? Hahaha…, alasannya, karena dua hal, pertama karena mendapat martabak dengan pesanan khusus (dagingnya yang banyak, ya Bang… ), kedua kita dihibur langsung dengan gaya atraktif penjualnya. Yah, melihat gaya penjual martabak memang paling asyik,

Tayangan Imajiner

Setting : Sebuah dapur dengan kitchen set terbaru.Presenter : “Kita panggilkan bintang tamu kita, La Mendol !”Audience sekitar 30 ribu orang, tampak antusias memberikan applaus. Plok…plok…plokPresenter : “Hari ini mau presentasi masakan apa ?”Mendol : Saya membawa menu Ayam Tulang Lunak. Silahkan dicicipi."Presenter : “Wow…amazing. Rasanya empyuuuuuk …..

Kugadaikan di Blauran

Di Pasar Blauran saya mengobati kerinduan dibalik jajanan tradisonal tempoe doloe.Doloe, waktu saya masih SD, sehabis mengantarkan ibu menggadaikan emas di toko Emas Enam Djaja (buat bayar sekolah...) , ibu selalu mampir ngajak ke penjual jajan pasar di Blauran.Jaman segitu Blauran beceknya luar biasa, masuk ke pasar blauran ibarat main ke sawah, soalnya sandal saya penuh dengan ledhok.

Blog Ini Haram

Intinya, Saya tidak mau menambah dosa …Saya nggak tahu apa jadinya jika selama dua belas bulan, gaya makan saya dibiarkan ugal-ugalan.Ngemil di sini, jajan di situ, andok di pinggir jalan, ngedim-sum di resto, ngopi di mal, makan bebek seminggu dua kali, bakso tiap hari, belum lagi kalau pas perjalanan pulang ke rumah pas-pasan sama yang jual siomay, bakul sate kelapa, tolat-tolet rujak manis di

Makanan Pembangkit Gairah

Promo menu berbahan daging kambing membuat saya jadi blingsatan tak terkira …Jauh-jauh hari, saya sudah woro-woro,“ Sodara-sodara, kalau mau ngundang saya ngincipin menu baru, mending diajuin bulan Agustus aja. Ntar kalau puasa, saya mlungsungi. Jadi nggak bisa kemana-mana !” demikian permohonan saya, kepada pemilik resto di Surabaya. Akhirnya, berbagai undangan tumpuk blekk di meja saya. Dan

Racikan Maut Sang Jago Makan

Eh ..ternyata Saya Menang dalam Mixology Competition.Acara journalist Competition, digelar setiap tahun menyambut HUT RI, oleh Surabaya Plaza Hotel (SPH), merupakan ajang yang selalu dinanti oleh para jurnalis. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini digelar "Journalist Gathering berupa Mixology Competition"saya nggak punya persiapan apa-apa. Arti Mixology aja, saya baru tahu, pas

Sate Kalap

Saya lagi ketiban undangan untuk menikmati 63 macam sate di JW Marriott.Wah, penasaran pastinya. Tapi, sayangnya fotografer saya, si Anton, lagi sakit. Waduh, ini berarti saya harus moto sendiri. Yang jelas saya nggak pede, maklum kamera pocket saya meski digital tapi keluaran lawas.Si Zainal, temen dari detiksurabaya.com, sudah lirak-lirik ke arah tangan saya yang umek sama kamera.“Oalaaaa..

Lontong Cap Gomeh



 foto : bimbim


Dulu, kalau saya sakit panas. Biasanya embah saya bilang, "Wis masakno lontong cap gomeh, iwak'e pitik Jowo. Lak'an waras !"

Saya nggak ngerti, apa hubungannya panas tubuh saya,sama pitik Jowo. Tapi, tiap kali panas, saya selalu dibujuk dengan makanan istimewa. Saya nggak inget apa pengaruhnya... cuma kalau sakit memang saya maksimalkan untuk minta makanan yang enak-enak..ya

25 Tahun Suara Surabaya

Eh, ada acara makan-makan, tempatnya nggak jauh. Di kantor saya. Hehehehe....... Iya nih, Radio Suara Surabaya mau ulang tahun ke 25. Sudah tradisi kalau kantor saya bakal OPEN HOUSE, tepatnya tanggal 11 Juni 2008, ayooo..jangan lupa ke Wonokitri 40 C. Makan gratis sampai kenyang. Seperti biasa, saya juga ketiban pulung di bagian konsumsi. Mau tau tugasnya, seperti tahun –tahun kemarin.

FJB Angkat Pamor Pecel Semanggi

Inilah makanan khas Surabaya. Namun kini makin sulit dicari keberadaannya.Penasaran ingin makan semanggi ? Harap bersabar, sebab makanan ini susah-susah gampang dicari. Di Surabaya, FJB 2008 yang digelar di Stadion Brawijaya pada hari Sabtu, 10 Mei 2008 lalu, mampu menghadirkan makanan khas yang makin langka ini. Ubo-rampe, Semanggi Suroboyo terdiri dari dua macam sayuran yaitu, daun semanggi

“Daeng Muchtar” ; Duta Bango dari Makassar

Coto Makassar agak berbeda, tidak hanya soal rasa tapi juga cara menyantapnya. Rahasia ini terungkap di Festival Jajanan Bango di Surabaya.Foto : An.KusnantoSesuai dengan tema 80 Tahun Bango, Kualitas Sepanjang Masa. FJB kali ini akan menghadirkan 80 makanan tradisional khas dari kota setempat. Dan masih ditambah lagi partisipasi dari 8 Duta Bango dari luar kota. Para penjaja makanan yang akan

Sate Buntel ; Empuknya Daging Kambing, Tanpa Ngotot.

Cacahan daging kambing yang super gede, dijamin bikin perut kenyang meski cuma setusuk.Foto: An.Kusnanto Di Festival Jajajan Bango yang berlangsung di Stadion Brawijaya Surabaya, 10 Mei lalu. Saya menemukan menu nyentrik ini. Namanya sate buntel. Ya, bentuknya seperti buntelan karung, tapi yang ini adalah cacahan daging kambing yang dibuntel dengan lembaran lemak daging kambing.Stand Sate Buntel

8 Menu Favorit FJB Versi Si Jago Makan

Ada 80 aneka makanan tradisional Nusantara. Dan, saya punya 8 menu favorit di Festival Jajanan Bango kali ini. Angka 8 boleh jadi angka keramat. Kenapa ? Sebab Bango ultah ke-80. Kiprah Bango sendiri sejak tahun 1928. Festival Jajanan Bango sendiri, tepat di tahun 2008 untuk keempat kalinya. Khusus menyambut acara ini, saya nggak mengurangi makan seperti FJB tahun lalu. Karena saya merencanakan

Banjir Kejutan di 80 Tahun Kecap Bango

Eighty years old! Ya, itulah usia Kecap Bango di tahun ini. Ada nasi kuning, urap-urap, terancam dan bali telur. Ayo..diserbu !!!Selalu ada kejutan di HUT Bango ke-80. Buat arek-arek Suroboyo, siap kebagian yang spesial di HUT BANGO ke-80. Jangan lupa untuk datang ke ;Festival Jajanan Bango – Surabaya. Hari : Sabtu 10 Mei 2008Jam : 11.00 –22.00Lokasi : Stadion Brawijaya Surabaya. Penasaran

Bebek Peking Tidak Dicekik

Warna kulitnya coklat mengkilat menggoda selera makan. Dari banyak masakan tradisional Cina, bebek peking, atau peking duck termasuk dalam daftar hidangan utama di resto atau gerai hidangan Cina. Menu bebek peking termasuk mahal sebab harus menggunakan bebek yang diimpor langsung dari Beijing. Dagingnya yang lembut, serta ukurannya dua kali lebih besar dari bebek lokal merupakan alasan,

Bebek Remuk Pak Ndut

Foto : AntonSasaran perburuan saya kali ini, Bebek Remuk Pak Ndut Kartasura.Kalau nggak ada undangan makan, saya liyer-liyer di kantor. Tapi, kadang sehari saya bisa liputan dan makan di tiga tempat. Seperti hari rabu lalu, Jam 10 pagi saya diundang sebuah hotel promo coklat. Siangnya, undangan lunch di Palm’s Café Paluwon Golf &Family Club. Dan malamnya, saya sudah ada janji dengan Milka

Belut Elek VS Embok Enom

Foto : http://mimimama.blogspot.com/Niatnya Makan Belut. Tapi, Embok Enom disikat juga. Pukul 6 sore. Teng ! Wah , kantor saya berubah bak pasar malam. Maklum ada Siwi, Angki, Dion, Jie dan Fahmi, yang nyamperin buat acara berburu belut. Yah, hari itu, kita berencana mau nyerbu belut H. Poer di jalan Banyu Urip. Ide awalnya gara-gara si Fahmi yang penasaran setengah hidup sama belut ini. Tapi

Susahnya Jadi Vegan

Sedikit memalukan. Saya pernah mencoba jadi vegetarian. Dan gagal !Ceritanya, saya ditugaskan untuk liputan resto Vegetarian. Bertemulah saya dengan banyak penganut Vegetarian. Saya melihat para penganut vegetarian ini wajahnya bersih, auranya positip. Hebatnya lagi, rata-rata mereka jauh dari penyakit. Harus diakui konsumsi daging-dagingan dan produk hewani memiliki keterkaitan dengan penyakit

Soto Madura “Saesto…Nyamanna”

Yang punya masalah kolesterol,mending minggir dulu menyantap si kuah kuning ini.Foto : nirmanaku Satu porsi soto Madura normal, terdiri dari irisan daging, hati, babat, usus dan irisan separuh telur ayam rebus diberi taburan bawang goreng dan seledri.Kalau spesial, ada tambahan otak sapi, dan satu butir telur ayam. Aromanya terasa gurih sekali, harum rempah-rempah dijamin membangkitkan selera.“

Berburu Makanan Ndesooo

Saya lagi mencari menu ndeso. Anda mau membantu ?Sudilah berbagi info dengan saya, mengenai tempat makan yang tradisional dengan menu-menu yang eksotik. Yah, apa saja. Mulai makanan, minuman, kudapan, klethikan yang memiliki citarasa unik. Sampai oleh -oleh khas dari daerah tersebut. Rute yang bakal saya lewati, yaitu Lamongan-Bojonegoro-Lasem- Blora. Jadi para blogger dan pembaca yang baik.

Serabi Sak Gedhang Kluthuk

Saya menikmati serabi dan terang bulan dari racikan tangan sak gedhang kluhtuk Diundang cooking class di Hotel Shangri-La. Saya senang banget, apalagi Bu Sisca Soewitomo akan demo masak langsung. Kenapa sosok ibu ini membuat saya penasaran ? Soalnya, saudara saya paling senang ngeledekin jari tangan saya. “Duh, jarimu itu sak gedhang kluthuk, Ndooll !” Nah suatu hari, pas nonton acara masak

Ikan Bakar Kalap

Setiap pulang ke Malang bawaannya pengen makan meluluMinggu lalu, saya pulang ke Malang. Karena saudara-saudara pada pulang ke Malang. Sebagai cucu perempuan tertua yang tergembul, termontok, terjemblem dan terkomes* kehadiran saya sangat ditunggu-tunggu.Setelah say hello sama embah, sambil meyodorkan sekaleng sprite dan regal biscuit kesukaannya.Nggak sampai 10 menit, saya pamit keluar buat

Flinstone Steak

Pas makan steak ini, saya kok merasa seperti Wilma FlinstoneSpecial report di bulan Febuari, benar-benar membuat saya klenger.Si Bos menugaskan saya untuk merekomendasi resto steak pilihan di Surabaya. Setidaknya, dua minggu full saya diganjar makan steak. Mulai resto, café, warung kaki lima sampai hotel berbintang.Ada salah satu tempat yang menyajikan steak & grill dengan nuansa open air

Kutukan Baby Lobster

Foto : Galeri ImajiGusti Allah punya cara unik untuk mengingatkan hambanya yang doyan makan ini.Dari semua makanan di dunia, selain yang jelas –jelas haram, ada makanan enak lain yang nggak bisa saya makan, yaitu Udang, Kepiting dan Lobster. *(diingat ya…jadi kalau niat traktir saya jangan makanan yang ini).Hiihiii....Seperti biasa, Surabaya Plaza Hotel, punya promo khusus untuk bulan Maret,

Tempe Penyet

Duit Cupet, tapi ingin makan dengan porsi kuli ?Tempe penyet adalah jawabannya. Di Surabaya yang jualan tempe penyet ini seabrek, paling terkenal di daerah UNAIR dan RS Dr. Soetomo.Yang paling laris adalah Tempe Penyet HO-HA. Saya penasaran berat, kenapa sih warung di pinggir jalan ini ramai sekali, sampai ndlosor-ndlosor gitu yang beli. Rahasianya ternyata adalah sambal-nya yang sangat pedas. “

Coba-Coba Sambal Cengeh

Foto : Galeri-Imaji Meski nggak doyan pedas...Tapi, saya selalu mencari sambal. Lho ?! Makan nasi berlauk ikan, memang nikmat. Apalagi jika ditambah dengan sambal yang pedas, membuat Anda tidak berhenti makan karena keenakan. Bagi penggemar sambal, Probolinggo punya sambal khas yaitu Sambal Cengeh.Sambal ini, merupakan paduan dari mangga muda dan sambal orek.Untuk mangga, dipilih jenis arumanis,

Iga Bakar Mak Prulll

Foto : Matanesia Badan sudah masuk kategori obesitas.Tapi tawaran makan Iga bakar, di Mango Teracce tidak akan saya lepas.Ohh..Iga..Iga. Beberapa bulan terakhir, Surabaya kok lagi booming Iga Bakar. Dalam seminggu ini, tiga kali saya diundang untuk mencicipi menu ini. Pertama, iga bakar di jalan Diponegoro depan toko roti bumper bread (sayang sekarang sudah pindah), Kedua, iga bakar di Nonyas,

Makan Enak di Kahyangan

Tempat dinner dengan atmosfir kuno yang nyaman, asri, dan romantis. Duh Mesranya…. Berhubung didesak teman saya, yang memohon agar diberi rekomendasi tempat romantis untuk candle light dinner, sepertinya Kahyangan Art Resto adalah tempat yang tepat. Saya masih ingat, waktu pertama kali datang diundang mas ini, saya sudah suka sekali tempat ini, suasana etnik sudah terasa sejak kita menginjak

TeSate –Plaza Senayan

Foto : Rey Petualangan kuliner di Ibukota, membawa saya ke sebuah resto dengan menu tradisional yang dikemas modern style. Wow keren !Diburu waktu untuk segera pulang ke Surabaya, saya memanfaatkan waktu sisa setengah hari untuk mampir ke salah satu resto di Plasa Senayan. Resto unik bernama TeSate. Resto ini menyimpan banyak keunikan. Karena letaknya tersembunyi. Saya sempat terkecoh melihat

Kerak Telor : Where Are U

Foto : Fahmi Prihatin juga mengenai makanan tradisional bangsa sendiri yang makin sulit dicari. Makanan ini yang membuat saya penasaran setengah hidup ! Iya, Kerak Telor. Pas, masih ABG. Saya ingat begitu dahsyatnya, ibu saya mendeskripskan tentang kerak telor sewaktu baru pulang dari Jakarta. Kata ibu saya, “Ini makanan langka. Rasanya sebenernya biasa, tapi karena nyarinya susah, jadi luar

TERIMA KASIH SEMUA

Pengumuman pemenang kompetisi blogger/foto/ penulisanFJB 2007Writing Competition:Pemenang Pertama:Bernadetta Diah Aryani dari Reader's Digest denganjudul tulisan "Negeri Kita Amat Kaya Penganan Khas"(Jakarta) Pemenang Kedua: Manda Roosalina dari East Java Traveler dengan judul tulisan "Menjajal Kekayaan Kuliner Nusantara" (Surabaya)Pemenang Ketiga:Ricky Reynald Yulman dari Harian Tribun Jabar

SATE KUDA : MAKE U HOT

Bos saya yang mirip bintang iklan obat kumis Firdaus, tiba-tiba menugaskan saya untuk liputan a la ekstrim kuliner. Sate Kuda !Foto : Bimbim- Nirmanaku “Sekali-kali kita tampilin menu yang sensasional, donk !” alasan si Bos. sambil mlintir kumis. Wah, tumben, batin saya. Maklum saja, dulu saya sudah mengusulkan Empal Gajah dan Brengkes Cecak ditolak mentah-mentah. Seketika, otak saya yang

Bandeng Kemayu

Hanya ingin mengabarkan, jika semangat penjual bandeng asap di Sidoarjo, masih kuat mengepul. Lebih malah…Pemenang I. Bandeng Kawak Seberat 5 KgFoto : AntonKerupuk, kepiting, petis dan olahan bandeng seperti bandeng asap, presto, otak-otak. Semua masih bisa ditemukan di Sidoarjo. Mampirlah ke pusat oleh-oleh di jalan Mojopahit, bandeng dan aneka kerupuk masih bisa ditemui di sini. Saya dan Anton

Soto Joglo Punya Mas Inu

Foto by : Anton - Galeri Imaji Ada undangan dinner, dari seorang blogger.Menunya Soto Joglo dan Minuman a la Starbuck.Ah, siapa yang bisa menolak. Blog saya ini ternyata dilirik oleh seorang pengusaha sukses ini, awalnya saya diundang via shoutbox. Setelah saling berbalas pantun, undangan yang awalnya untuk saya seorang, akhirnya cair untuk dua orang. Yaitu untuk saya sama fotografer. Eh,... satu

Mak Uneh

Oncom
Pepes peda
Sambel


Feb review ini dongg...

Kontributor : Febi Liana

Warung Seafood Bu Entin Banten

Tampak Depan


Etalase Warung Ibu EntinIkan Bakar
Sate Udang dan sate cumi
Sate udang
Otak otak
tunggu Review si febi ya...

Lokasi: di deket pasar labuan banten
Kontributor: Febi Liana

Tour Kuliner Kudus - Taman Bujana

Pindang Ayam

Soto Kudus
lentog

Jalan-jalan ke Kota kudus juga, kira-kira sejam dari Semarang. Di Kudus sempet jalan ke museum rokok, sayang banget museum nya gak terawat, dari museum kudus makan di taman Bujana. karena di Kudus, jadi harus dong pesen soto kudus, ternyata soto kudus di kota asal nya muaniissss banget buat lidah gue yagn sumatra ini, padahal soto kudus yang udah di Jakarta gue doyan banget.
karena gak bisa makan soto kudus nya akhirnya gue coba pesen nasi pindang ayam, dari bentuknya seh gue udah pesimis gak bisa makan lagi karena warna nya coklat mengingatkan gue akan semur..ternyata pas di coba huaaa enakk..manis tapi ada gurih dan pedas nya..di pakein sawiran daging ayam sama daun melinjo di makan panas-panas..slruupppp..
poto terakhir nama nya lentog..ini sebenar nya menu sarapan gue, lontong dengan sayur nangka kuah nya warna abu-abu, sepintas mirip gudeg, di campur dengan tahu, rasa nya muaniisssss jugaa...tapi untung aja ada rawit nya yang gede2 itu..jadi setiap sendok yang gue makan gue selipin rawit satu biar manis nya ilang..aduhh susahh deh neh lidah sumatra nyaa gak ilang-ilang jugaaa..


Kontributor : Febi Liana

pecel yuk sri simpang lima Semarang

pecelmboksri simpang 5
pecelmboksri
sate udang

sate ati ampelasate kerang


Febiii Review iniii!!

Kontributor: Febi Liana

Warung Mbah Jingkrak jakarta

MenuTampak Dalam
ayam rambut setan
mangut lele & tahu
kaleng kerpuk
wadher
goreng-gorengan
es asem
tumis genjer
sambel setan
Nasi Merah
Menu Display
Menu Display

Tertarik dengan review mbak Qumay di Milis JS mengenai Restoran ini, akhir nya di hari jum'at kemaren gw bareng seorang teman baru berkesempatan mampir.

Palang depan restoran yang bergambar seorang nenek sedang ber jingkrak menandakan keberadaan restoran ini. Suara sinden menyambut kami waktu masuk ke restoran yang berbentuk rumah adat jawa.

kami langsung menuju tempat makanan di hidang kan, dan langsung memilih menu : 1 porsi mangut lele + tahu (Rp.15.000), satu potong ayam rambut setan (Rp.12.500), oseng-oseng genjer (7500), 1/2 porsi nasi merah (Rp.2500), 1/2 porsi nasi putih (Rp.2000) dan untuk minum nya kami pesan : 2 gelas teh tawar hangat (Rp.6000), kopi hitam satu cangkir (Rp.7000),satu gelas kecil Es Asem (Rp. 10.000).

Secara keseluruhan makanan nya enak dan tidak mengecewakan, sambel setan nya bener-bener pedes,pelayan nya juga ramah-ramah suasanya jawa banget, restoran yang berberbentuk rumah joglo jawa ini membawa nuasa tersendiri di tambah suara sinden dengan peralatan lengkap nya yang menyanyikan lagi parahu layar, campur sari, bengawan solo dan Yen Ing Tawang Ono Lintang membuat kita ingin berlama-lama di restoran ini.


alamat warung Mbah Jingkrak :
Bulungan Raya 26
Jakara selatan
Telp: 021 - 7220891


Kontributor: Febi Liana

Pical sikai Bukittinggi



Kontributor : Febi Liana

Febi Please Review this one!! thanks

Kopi Nan yo Padang





Hasil contekan dari Jalansutra akhirnya sampai juga di warung kopi ini. Warung kopi yang terletak di daerah pecinan ini suasananya enak banget, waktu pertama dateng gue langsung di sambut dengan ramah oleh istri pemilik warung kopi ini. si Encik langsung nemenin kita duduk sambil bercerita seperti orang yang udah lama kenal, dia cerita mulai dari berdirinya warung kopi ini sampai nasehatin kita semua soal jodoh hehehehe. Dan soal kopi nya..huaaaa enak bangets, sturbucks aja lewaattt. Sampe sekarang gue sering terkangen2 sama kopinya nan yo ini. Suasana toko nya pecinan bangets, di dinding2 nya berjejer almanak dari banyak perusahaan2 dikota padang, katanya kalender2 itu di titipin ama orang2 itu buat numpang iklan geratis. selaen kopi gue juga nyicipin kweteaw goreng dan nasi sop, rasa masakan nya membuat gue kangen buat balik ke warung kopi yang bersahabat ini. Waktu gue balik si engkoh yang punya warung ini dengan ramah nya ngajarin gue cara makai cempoa, alat itung yang udah turun temurun di gunakan.

Kontributor: Febi Liana

Sate mak syukur Padang Bukittinggi







menyebut nama sate mak syukur selalu membawa ingatan masa kecil gue kalo pulang kampung.warung sate mak syukur berada di kota padang panjang, sebuah kota yang sejuk di kaki gunung marapi. Bokap gw berasal dari bukit tinggi, dan nyokap dari batu sangkar,padang panjang ini adalah kota yang berada di tengah-tengah antara bukit tinggi dan batu sangkar, kalo gue bolak-balik dari rumah nenek di bukit tinggi ke rumah nenek batu sangkar gue selalu nodong bokap buat di traktir makan sate mak syukur ini, gak perduli berapa kali gue lewat sana pasti gue minta di beliin sate mak syukur ini, dulu warung sate mak syukur masih menempati sebuah warung kecil di dalam pasar padang panjang, karena semakin ramai pembeli nya akhirnya mak syukur bisa membeli sebuah bangunan yang lebih besar di pinggir jalan raya padang-padang panjang. Mungkin karena udara di padang panjang itu dingin banget, membuat gue yang masih kecil itu jadi kelaperan terus dan paling enak kan kalo dingin2 gitu makan sate padang yang panas terus pake kerupuk jangek (kulit) yang ukurannya besar. Rasa nya nikmat banget. Walaupun menurut gue rasa kuah sate mak syukur gak senikmat dulu lagi, tapi teteeep mampir ke sate mak syukur ini wajib hukumnya kalo pulang kampuang.

Kontributor : Febi Liana

Nasi Kapau uni Lis




Nasi Kapau uni Lis Gak banyak yang bisa di ceritain lagi dari nasi kapau uni Lis ini, nama nya aja yang terkenal soal rasa aduuhh gue saranin cari nasi kapau yang laen aja deh di bukit tinggi.

Kontributor: Febi Liana

Pisang Penyet Bukittinggi





Salah satu kuliner dari Bukit tinggi adalah pisang penyet ini, pisang di bakar diatas bara api terus di penyet dengan menngunakan alat, di atas pisang tadi di taburi kelapa yang udah di campur denga gula merah. Paling enak sore-sore duduk di taman jam gadang sambil makan pisang penyet ini.

Kontributor: Febi Liana

Bika Mariana Padang





Bika ini adalah makanan yang terbuat dari santan, tepung beras, gula merah di oleh dengan cara di panggang di atas tungku api dan di bungkus dengan daun jati. Bika mariana terletak di pinggir jalan koto baru antara kota padang panjang dan bukit tinggi. Di daerah koto baru ini banyak kita jumpai warung-warung penjual Bika, tapi yang sangat terkenal adalah bika Mariana ini karena rasanya memang paling enak, manis nya pas dan mutu santannya sangat di jaga. Kalau lagi musim liburan seperti liburan lebaran pembeli bika marianan ini membludak, sampai harus mengambil nomor urut pembeli dulu biar tertib. Buat yang penasaran rasanya bika ini bisa di beli di rumah makan sederhana bintaro yang ada di tebet, soal rasa hampir mirip deh.

Kontributor: Febi Liana